Pembekalan Paskibraka 2025: Pemkab Berau Tekankan Pentingnya Membumikan Nilai Pancasila
TANJUNG REDEB – Mewakili Bupati Berau, Hj Sri Juniarsih, Staf Ahli Bupati, Drs Warji, secara resmi membuka kegiatan pembekalan materi bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Berau Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Hotel SM Tower, Jalan Teuku Umar, pada Kamis (21/5).
Kegiatan ini diikuti oleh 39 peserta, yang terdiri dari 35 anggota Paskibraka tingkat Kabupaten dan 4 anggota Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim, Kabid Ediologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa (Idwasbang) Syarifuddin Nur, serta Kabid Idwasbang, Kesbangpol Berau, Emyle beserta jajarannya. Hadir pula perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), unsur TNI/Polri, serta para alumni Paskibraka.
Dalam sambutannya, Warji menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Berau atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai kegiatan ini menjadi wadah penting bagi pengembangan keterampilan dan wawasan bagi pengurus Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) serta seluruh anggota Paskibraka 2025.
"Kami berharap momentum ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Seraplah seluruh materi yang disampaikan untuk memperluas wawasan kebangsaan kalian, apalagi kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Jakarta dan DPPI Pusat. Jangan sia-siakan kesempatan berharga ini," ujar Warji menyampaikan pesan Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih.
Warji berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi generasi muda Berau dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, sebagai bangsa yang majemuk, Pancasila adalah pedoman utama yang memuat nilai luhur seperti inklusivitas, toleransi, dan gotong royong, yang selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
"Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan jadikan pedoman hidup, agar menjadi ideologi yang nyata dan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat. Kami mengajak DPPI dan seluruh elemen untuk membumikan nilai-nilai tersebut dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tegasnya.
Lebih lanjut, Warji berharap keberadaan DPPI dapat menumbuhkan semangat Pancasila yang kuat dalam menyongsong generasi emas tahun 2045 mendatang. Ia juga mengingatkan agar kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, namun benar-benar diambil esensi dan manfaatnya.
Mengingat persiapan pelatihan Paskibraka 2026 akan segera dimulai, Warji meminta DPPI untuk mulai menjaring dan membina generasi muda potensial yang ada di sekolah-sekolah. Ia juga berpesan kepada Kesbangpol maupun Dispora untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan berkelanjutan kepada para pemuda, serta pelajar mengenai wawasan kebangsaan dan nilai Pancasila.
"Insyaallah, DPPI dan para Paskibraka mampu memberikan kontribusi terbaiknya sebagai pemuda-pemudi yang sejatinya pancasilais," pungkas Warji. (yar)