Bupati Berau Tinjau Pelayanan KB di Dua Puskesmas, Peringati Hari Keluarga Nasional ke-33

Tanjung Redeb – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd., didampingi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Sunarto, SKM., M.Adm.KP., meninjau pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Kampung Bugis, Rabu (22/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi sekaligus memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan serta masyarakat yang memanfaatkan layanan KB.

Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan dukungan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.

"Kami melakukan kunjungan ke beberapa puskesmas yang saat ini sedang melaksanakan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi. Kehadiran BKKBN Provinsi Kalimantan Timur juga untuk memberikan dukungan dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas," ujarnya.

Menurutnya, Hari Keluarga Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran ayah dan ibu dalam membangun keluarga yang harmonis serta mendukung pendidikan dan pengasuhan anak.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Sunarto, SKM., M.Adm.KP., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Berau dalam mengikuti pelayanan KB yang digelar pada momentum Harganas. Ia menyebutkan, di Puskesmas Tanjung Redeb tercatat sebanyak 20 akseptor mengikuti pelayanan KB, sedangkan di Puskesmas Kampung Bugis sebanyak 15 akseptor telah mendaftar.

"Ini menunjukkan partisipasi masyarakat di Berau luar biasa. Kami mengapresiasi semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengatur jarak kelahiran," katanya.

Sunarto menegaskan bahwa program keluarga berencana bukan bertujuan membatasi jumlah kelahiran, melainkan mengatur jarak kelahiran agar minimal tiga tahun. Menurutnya, pengaturan jarak kelahiran menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas pengasuhan dan tumbuh kembang anak.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33, Pemerintah Kabupaten Berau bersama BKKBN berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya perencanaan keluarga sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas. (DiskominfoIKP/Fhd)