Musrenbang Sambaliung Fokus Infrastruktur, Pertanian, dan Layanan Publik

Setelah pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di wilayah pesisir selatan, Pemerintah Kabupaten Berau melanjutkan Musrenbang wilayah perkotaan yang dimulai dari Kecamatan Sambaliung. Kegiatan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 ini digelar di Pendopo Kecamatan Sambaliung, pada Sabtu (7/2/2026).

Musrenbang mengusung tema “Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif–Inovatif Digital untuk Peningkatan Layanan Publik dan Perwujudan Kesejahteraan Sosial yang Berkeadilan”. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, didampingi Sekretaris Kabupaten Muhammad Said, Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto, Kepala Bapelitbang Berau Endah Ernany, Camat Sambaliung Ahmad Juhri dan Kepala OPD serta Kepala Kampung.

Dalam forum tersebut, tercatat ratusan usulan pembangunan dari kelurahan dan kampung di Kecamatan Sambaliung. Kelurahan Sambaliung menyampaikan 275 usulan, Kampung Sei Bebanir Bangun 107 usulan, Gurimbang 45 usulan, Tanjung Perangat 27 usulan, Sukan Tengah 60 usulan, Suaran 39 usulan, Pesayan 11 usulan, Pilanjau 37 usulan, Rantau Panjang 10 usulan, Pegat Bukur 11 usulan, Inaran 28 usulan, Bena Baru 30 usulan, Tumbit Dayak 67 usulan, serta Long Lanuk 43 usulan.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program lintas sektor agar pembangunan daerah berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia juga menyoroti kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional yang berpengaruh terhadap kapasitas anggaran daerah. Menurutnya, kondisi tersebut harus disikapi dengan optimalisasi potensi sumber daya daerah guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

“Di tengah efisiensi anggaran, kita harus mampu memanfaatkan potensi daerah agar tetap bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Sri Juniarsih memastikan Pemerintah Kabupaten Berau tetap memprioritaskan program-program pro rakyat. Di sektor pertanian dan perkebunan, prioritas pembangunan meliputi pembangunan lantai jemur kakao, bantuan bibit kopi, penyediaan alat pertanian, bantuan bibit ternak sapi, serta bibit tanaman produktif guna meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK).

Sementara pada sektor infrastruktur, program prioritas mencakup pembangunan jalan usaha tani, drainase dan parit kampung, penguatan tebing Kampung Gurimbang, pembangunan jalan poros dan turap, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), saluran irigasi kampung, lanjutan pembangunan kantor lurah, hingga penyelesaian jalan penghubung Singkuang–Mantaritip.

Di bidang pendidikan, pemerintah daerah memfokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana sekolah, penataan halaman sekolah, pembangunan ruang kegiatan belajar, serta lanjutan pembangunan taman kanak-kanak.

“Program yang kami jalankan merupakan bentuk layanan kepada masyarakat dengan fokus meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kemiskinan, dan menekan kesenjangan sosial,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Berau juga mendorong transformasi ekonomi menuju sektor pariwisata. Kecamatan Sambaliung dinilai memiliki potensi besar melalui ikon sejarah dan budaya yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata sekaligus upaya pelestarian budaya daerah.

Menutup sambutannya, Bupati Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa seluruh usulan Musrenbang akan menjadi bahan perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. (DiskominfoIKP-AF)