Langas FC Sabet Juara, Bupati Berau Sukses Tutup Turnamen Memancing Season 2 di Derawan
Dalam ajang bergengsi Berau Fishing Tournament Bupati Cup Season 2 Tahun 2026 yang digelar di Kepulauan Derawan. Kompetisi sport fishing tahunan ini ditutup secara resmi oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, pada hari Minggu, 12 Juli 2026.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari (11–12 Juli 2026) ini sukses menarik perhatian ratusan pemancing dari berbagai daerah hingga mancanegara, sekaligus menjadi motor penggerak sektor pariwisata bahari dan ekonomi masyarakat pesisir di Bumi Batiwakkal.
Berdasarkan hasil akhir penilaian tim juri, Langas FC sukses mengukuhkan posisinya sebagai Juara 1, disusul oleh Walesta 2 sebagai Juara 2, dan Fisherman's Dream di posisi Juara 3
Dalam sambutan penutupnya, Bupati Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dan pihak panitia. Ia menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan instrumen promosi yang sangat efektif untuk memperkenalkan keindahan bawah laut Kepulauan Derawan ke kancah internasional.
"Ajang ini diharapkan semakin memperkuat daya tarik Pulau Derawan sebagai destinasi wisata bahari dunia. Ini juga menjadi bagian dari implementasi ekonomi biru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan," tegas Bupati Sri Juniarsih.
Kepala Kampung Derawan menyampaikan aspirasinya agar turnamen berskala besar seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan memperluas lokasinya ke wilayah pesisir Berau lainnya.
"Kami berharap panggung kompetisi ini terus berlanjut. Tidak hanya terpusat di Pulau Derawan, tetapi ke depan juga bisa diselenggarakan di Pulau Maratua maupun di Biduk-Biduk agar pemerataan promosi wisata dan perputaran ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat pesisir," ujar Kepala Kampung Derawan.
Turnamen musim kedua ini mencatatkan lonjakan antusiasme yang luar biasa dengan keterlibatan total hingga 61 tim. Dampak ekonominya pun langsung dirasakan oleh warga lokal melalui peningkatan keterisian penginapan, penyewaan kapal nelayan, hingga perputaran omzet pelaku UMKM di sekitar lokasi acara. Selama perlombaan, panitia juga menerapkan aturan ketat catch and release untuk biota laut dilindungi demi menjaga keberlanjutan ekosistem karang di perairan Berau. (DiskominfoBerau/IKP/Erv/Fhd).