DERAWAN MENJADI MAGNET ANGLER, RATUSAN PEMANCING IKUTI BERAU FISHING TOURNAMENT BUPATI CUP SEASON 2
KEPULAUAN DERAWAN – Kawasan wisata bahari Kepulauan Derawan resmi menjadi arena pertarungan ratusan pemancing tangguh. Sektor pariwisata dan olahraga mancing (sport fishing) di Bumi Batiwakkal kembali bergelora melalui pembukaan resmi Berau Fishing Tournament Bupati Cup Season 2 Tahun 2026 di Kepulauan Derawan, Sabtu (11/7/2026).
Turnamen bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Berau yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonominan Setda Berau, Andi Marewangeng. Agenda tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 11-12 Juli 2026.
Tahun ini, antusiasme peserta melonjak tajam dibanding musim pertama. Sebanyak 309 peserta yang tergabung dalam 61 tim siap beradu strategi di perairan Berau. Guna mendukung mobilitas para angler, panitia mengerahkan sedikitnya 57 kapal nelayan dan kapal wisata lokal. Keterlibatan armada lokal ini sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat pulau secara langsung.
Daya tarik perairan Bumi Batiwakkal pada edisi kedua ini sukses menembus batas negara. Panitia mengonfirmasi kehadiran tim pemancing dari Malaysia yang turun langsung membawa angler terbaik mereka. Kedatangan tim Negeri Jiran ini dipastikan meningkatkan tensi kompetisi sekaligus memperluas jangkauan promosi wisata Berau ke pasar internasional.
Tak kalah menyedot perhatian, Tim Mancing Mania—komunitas dan program petualangan pancing paling populer di Indonesia—juga ikut mendaftarkan timnya. Kehadiran mereka diyakini akan mendongkrak publikasi serta eksposur keindahan bawah laut Kepulauan Derawan secara masif ke seluruh penjuru nusantara.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan oleh Staf Ahli Setda Berau, Andi Marewangeng, Pemerintah Kabupaten Berau menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan event ini.
"Pemerintah daerah berkomitmen penuh menjadikan rute perairan Kepulauan Derawan dan Maratua sebagai surga bagi pencinta sport fishing. Gelaran Bupati Cup Season 2 ini bukan sekadar kompetisi, melainkan instrumen promosi wisata yang efektif untuk mendongkrak okupansi penginapan, kuliner, dan jasa transportasi laut di Berau," ujar Ewang di lokasi acara.
Lebih lanjut, Pemkab Berau juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut selama perlombaan berlangsung. Seluruh peserta diwajibkan mematuhi aturan ketat, termasuk larangan merusak terumbu karang dan keharusan melepaskan kembali (catch and release) jenis biota laut tertentu yang dilindungi.
Melalui turnamen ini, perpaduan antara kompetisi olahraga yang sehat dan kampanye kelestarian lingkungan diharapkan mampu memperkuat citra Kepulauan Derawan sebagai destinasi ekowisata unggulan di kancah internasional. (DiskominfoBerau/IKP/ERV/FHD).