Cadangan Pangan di Berau Dinyatakan Aman Hingga Akhir Tahun 2026
Tanjung Redeb – Kemarau panjang dan kabut asap menyelimuti Kabupaten Berau hingga detik ini masih terjadi, hingga berdampak kualitas dan keberhasilan hasil produksi beberapa komoditas. Meski demikian cadangan pangan di Kabupaten Berau dinyatakan aman hingga akhir tahun 2026 mendatang.
Sekretaris Dinas Pangan Berau, Dewi Rosita kepada Tim Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Berau menjelaskan, bahwa cadangan pangan tahun kemarin masih ada sekitar 41 ton. Sehingnga ketahanan pangan hingga akhir tahun nanti tetap aman, dan tahun ini akan ada pengadangan pangan sekitar 1 ton.
“Memang kita akui, cuaca buruk ini berdampak terhadap tanaman pangan, bahkan menurut dinas telhnik lainnya holtikultura dan peternakan sangat berpengaruh. Termasuk padi dan sayur mayur, karena ketersediaan air yang sangat terbatas,”. Ujarnya.
Dijelaskan pula, bahwa untuk mengantisipasi krisis pangan di Bumi Batiwakkal, dinas terkait membentuk tim sebagai kegiatahn rutin setiap tahunnya, untuk memnuhi distribusi pangan ke pedalaman maupun wilayah pesisir, untuk memnuhi daerah – daerah yang rawan pangan.
Selain itu, lanjut Dewi, Dinas Pangan juga sudah melaksanakan program pangan murah, dan sudah dilaksanakan sebanyak 17 kali, dan memberikan bantuan terhadap daerah – daerah yang terkena bencana, termasuk para petani yang gagal panen.”Bentuk bantuan itu seperti beras, minyak goreng dan telur,” urainya.
Sehubungan dengan antisipasi krisis pangan di Berau, Dinas Pangan juga melakukan sosialisasi di sekolahg – sekolah dan masyarakat, melalui beragam, bergizi, seimbang dan aman, untuk meningkatkan produk pangan lokal, serta memberikan edukasi dan pelatihan.
“Kami juga melakukan sosialissi stop boros pangan, di sekolah, rumah makan, hotel dan masyarakat. Agar berbelanja sesuai kebutuhan. Dan kami ada inovasi petarung pangan, mencetak melinial dan generasi Z, untuk bertani tanaman pangan, khususnya holtikultura menggunakan hidrophonik, agar pengaturan airnya lebih mudah. Tujuannya adalah untuk mencetak regenarasi petani dan membuka lapangan kerja,” Pungkasnya. Diskominfo Berau (Tim IKP)