• Berita, Kegiatan Pimpinan Daerah, Trending Topik ini ditulis pada 20 November 2022 oleh admin

     

    Wabup : Harapkan Mag Lami Lami dapat dipertahankan dan dilestarikan

    SUATU Adat dan budaya di Kabupaten Berau jika terus dilestarikan dipastikan akan dikenal oleh dunia luar, atau wisatawan manca negara. Disisi lain, hal ini akan menambah nilai khasanah berbudaya, menjujung tinggi adat istiadat, sehingga kerukunan antar umat beragama, mau pun antar suku akan terjalin semakin erat. Hal ini disampaikan Camat Pulau Derawan, Syamsudin saat acara budaya Mag Lami Lami Lahatku di Kampung Tanjung Batu, Sabtu (19/11) tadi pagi.
    Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Berau, Gamalis didampingi sejumlah kepala dinas, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas dan tamu undangan lainnya. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan bakar ikan gratis, yang diikuti beberapa OPD dan Ormas lainnya.
    Mag Lami-Lami memiliki arti beramai-ramai suku Bajau. Gelarannya cukup sederhana, acara lebih kepada kesenian. Pesta budaya rutin setiap tahun digelar, untuk mengenalkan secara luas adat dan istiadat serta budaya suku Bajau. Harapannya dikenal oleh masyarakat luas bukan hanya bagi penduduk sekitar wilayah mereka bermukim, namun hingga mancanagera melalui wisatawan yang tiba di Pulau Derawan.
    Oleh sebab itu, Camat Pulau Derawan, Syamsudin berharap pegelaran budaya seperti Magjamu dan Mag Lami Lami ini dapat dilaksanakan bersama – sama. Dengan dilaksanakan bersama – sama diyakini semakin semarak, akan semakin menarik perhatian wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara, dan perekonomian masyarakat semakin meningkat. “Ya, tinggal melakukan pembenahan administrasi saja, agar pegelaran budaya seperti ini dapat dilaksanakan bersama – sama,” tuturnya.
    Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Berau, Gamalis saat membuka acara tahunan ini berharap budaya seperti Mag Lami Lami ini dapat dipertahankan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Sehingga tradisi – tradisi lokal tetap dapat dilestarikan hingga dimasa – masa yang akan datang.
    “Pemerintah daerah tentu berkomitmen terus mendukung segala bentuk kebudayaan, seperti tradisi Mag Lami Lami yang dilaksanakan hari ini. Sebab ajang budaya seperti ini bukan hanya bertujuan mempertahankan budaya atau tradisi. Tetapi menjadi gaya tarik pariwisata otentik Kabupaten Berau,” ungkap Gamalis.
    Dikataan Gamalis, tidak semua di Indonesia memliki tradisi lokal seperti Mag Lami – Lami di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. Karena itu budaya seperti Mag Lami Lami atau pun lainnya adalah aset, yang menjadi gaya tarik tersendiri bagi wisatawan.
    Gamalis juga berpesan kepada masyarakat sekitar Kepulauan Derawan, dan pulau – pulau wisata lainnya, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, dan menjaga kebersihan pantai.”Mengingat sampah adalah momok bagi kita semua,” pungkasnya. Tim Liputan (Oz).

    Bagikan Tulisan Ini :

    Comments

    comments



    Jajak Pendapat
    • Bagaimana desain tampilan baru website ini?

      View Results

      Loading ... Loading ...
    Statistik Pengunjung
    Pengunjung Hari ini175
    Pengunjung Kemarin559
    Pengunjung Minggu ini4827
    Pengunjung Bulan ini18193
    Pengunjung Total579293

    Profil

    Informasi

    Layanan

    Infrastruktur

    Lain Lain