• Berita, Kegiatan Pimpinan Daerah, Trending Topik ini ditulis pada 30 May 2022 oleh admin

     

    *Fatayat NU organisasi besar harus bisa menjadi pelopor anti hoax

    PERINGATAN puncak Hari Kelahiran (Harlah) Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Berau Ke-72 Tahun 2022, dilaksanakan di Balai Mufakat, Jalan Milono, Tanjung Redeb berlangsung sederhana dan penuh hikmad, Rabu (25/5) kemarin. Kegiatan yang mengangkat tema ‘Bangkit Bersama, Berdaya Bersama’ ini juga dilakukan khataman Qur’an dan hal bi halal.
    Acara tersebut dihadiri Staff Ahli bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dahniar Ratnawati, kepala dinas PPKBP3A, Rabiatul Islami, instansi terkait, sekretaris PCNU Berau, Bambang Miriyadi, tokoh agama, Ormas serta undangan lainnya.
    Ketua Fatayat NU Berau, Lilis Handayani, menyampaikan bahwa sebelumnya PC Fatayat NU Kabupatren Berau juga telah melaksanakan ziarah ke Makam Syech HM. Ali Dunaidi (pembawa NU pertama kali ke Berau), berbagi dibulan Ramadhan, deteksi dini kanker serviks, serta kegiatan lainnya.
    Kata dia, kanker serviks ini merupakan salah satu penyebab kematian kaum wanita. Untuk itu Lilis berharap kepada bapak (orangtua) untuk memberikan arahan kepada istri atau anak perempuannya untuk ikut periksa atau deteksi kanker serviks. “ Oleh sebab itu mohon kepada para bapak-bapak dapat memberikan penyuluhan kepada istri, atau anaknya untuk ikut periksa deteksi kanker serviks,” Harapnya.
    Sementara itu, Sambutan Bupati Berau yang di wakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Berau, Dahniar Rahmawati menyampaikan ucapan terimakasih, dan selamat untuk Fatayat NU Berau yang tahun ini telah berumur 72 tahun. Dengan bertambah nya usia Fatayat NU ini dapat lebih meningkatkan kinerja, untuk membantu pertumbuhan pembangunan dan perekonomian daerah kabupaten Berau agar lebih maju serta sejahtera.
    Diharapkan Fatayat NU bisa menjadi pembina generasi muda, dengan pelatihan keterampilan. Karena masih banyak, masyarakat yang kurang terampil, sehingga kesulitan dalam masalah perekonomian.
    “Kita ke depan akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Sehingga dibutuhkan peran serta Fatayat NU dalam ikut membantu Pemerintah Kabupaten Berau dalam pembangunan daerah,” pintanya.
    Yang tak kalah pentingnya, kata Dahniar, sekarang ini sedang dikhawatirkan dengan maraknya berita-berita hoax yang beredar bebas di internet. Karena berita-berita yang tidak jelas sumbernya, serta menyesatkan tersebut, merusak generasi bangsa. Sehingga, semua kalangan diminta untuk bisa pandai dalam mencerna berita-berita tidak jelas di dunia maya.
    ’’Saya juga mengharapkan Fatayat NU sebagai organisasi besar, bisa menjadi pelopor anti hoax, dan melakukan pembinaan terhadap kader-kadernya, serta masyarakat di lingkungan masing-masing untuk bisa berhati-hati terhadap berita hoax,’’ Pungkasya. Tim Liputan.

    Bagikan Tulisan Ini :

    Comments

    comments



    Jajak Pendapat
    • Bagaimana desain tampilan baru website ini?

      View Results

      Loading ... Loading ...
    Statistik Pengunjung
    Pengunjung Hari ini400
    Pengunjung Kemarin582
    Pengunjung Minggu ini3911
    Pengunjung Bulan ini3352
    Pengunjung Total494652

    Profil

    Informasi

    Layanan

    Infrastruktur

    Lain Lain