Sosialisasi Dokumen IAD dan Pembagian Peran Pokja Perhutanan Sosial Digelar di Berau
Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), menggelar sosialisasi (IAD) dan pembagian peran dalam Tim Kelompok Kerja (Pokja) Perhutanan Sosial Kabupaten Berau, di Ballroom Hotel Mercure pada hari Selasa (11/11).
Kegiatan ini terkait dengan program dan kegiatan perencanaan pembangunan perdesaan berbasis perhutanan sosial. Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Muhammad Said, mewakili Bupati Berau, Hj Sri Juniarsih ini, menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya. Masing-masing adalah Kepala Balai Perhutanan Sosial Kutai Kartanegara Prof. Dr. Ir. Mustafa Agung Sardjono, Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda, Prof. Dr. Ir. Rujehan, KPH Berau Pantai. KPHP Berau Tengah, KPHP Berau Utara KPHP Berau Barat, dan Bapelitbang Kab. Berau. Dipandu oleh moderator, Handoyo Gunawan, para narasumber memberikan pemahaman mendalam mengenai Dokumen IAD, mekanisme pembagian peran dalam Pokja Perhutanan Sosial, serta strategi perencanaan pembangunan perdesaan berbasis perhutanan sosial.
Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, secara resmi membuka acara tersebut mewakili Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih. Dalam sambutannya, Muhammad Said menekankan pentingnya dokumen IAD sebagai dasar perencanaan pembangunan yang akurat dan partisipatif. Ia juga menyoroti peran strategis Pokja Perhutanan Sosial dalam mendukung program perhutanan sosial yang berkelanjutan di Kabupaten Berau.
"Dokumen IAD ini sangat krusial untuk memastikan program pembangunan kita tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Sekda, Muhammad Said. Sementara itu, Pokja Perhutanan Sosial memiliki tugas penting dalam mengawal dan mensukseskan program perhutanan sosial yang kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi seluruh pihak terkait dalam mendukung program perhutanan sosial di Kabupaten Berau, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan lingkungan.
Sementara Sekretaris Bapelitbang, Desmus Erysa dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pembangunan kawasan perdesaan berbasis perhutanan sosial yang terintegrasi.
"Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan setelah proses penyusunan dokumen IAD Kabupaten Berau selesai, dengan tujuan memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami isi dokumen, mengetahui peran masing-masing dalam pelaksanaannya, serta membangun komitmen bersama menuju pengembangan kawasan perdesaan berbasis perhutanan sosial yang berkelanjutan," jelasnya.
Adapun maksud dan tujuannya adalah, yang pertama mensosialisasikan dokumen final IAD Kabupaten Berau kepada anggota Tim Pokja Perhutanan Sosial dan para pemangku kepentingan. Kedua Membagi peran, program, dan kegiatan perencanaan pembangunan perdesaan berbasis perhutanan sosial di Kabupaten Berau. Ketiga meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sinergi antar pihak dalam implementasi program IAD di Kabupaten Berau.
Acara pun berlangsung khidmat, dihadiri oleh unsur Pemerintah Pusat (Kementerian LHK, Kemendagri, LAN Samarinda), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Berau, Mitra Pembangunan (YKAN, Menapak Indonesia, TBUP3), Akademisi dan Perguruan Tinggi, Pihak Swasta, Media, Pemerintah Kampung, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dan Kelompok Tani Hutan (KTH).