• Berita, Trending Topik ini ditulis pada 24 July 2020 oleh admin

     

    Tanjung Redeb, BTV –
    Kasus praktik penangkapan ikan yang tak ramah lingkungan atau ilegal fishing di perairan laut Kecamatan Biduk Biduk, tepatnya wilayah ujung Kabupaten Berau beberapa waktu lalu selalu saja terjadi. Agar hal ini tidak terus berlangsung terjadi, Camat Biduk Biduk, Abdul Malik S.Sos pun ambil langkah tegas, melalui kerjasama dan koordinasi dengan TNI/Polri yang bertugas di wilayahnya.
    Malik mengakui beberapa waktu lalu bebearapa kali terjadi ilegal fishing yang dilakukan oleh oknum nelayan dari luar, sehingga berdampak negatif terhadap ekosistemkehidupan dibawah laut dan pendapatan nelayan lokal. “ Yang jelas pelakunya bukan nelayan Biduk Biduk, karena kesadaran nelayan lokal sudah cukup tinggi, atas dampak cara – cara menangkap ikan yang berdampak buruk tersebut,” ungkapnya didampingi Sekcam Biduk Biduk, Drs Syamsudin saat menerima kunjungan Tim Minitoring Isu Publik, Sunarto SE selaku Kabid Pengelolaan Komunikasi dan Informatika Publik, Diskominfo, dan Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik, Moch. Mulhadianto SAB, Rabu (22/7) kemarin.
    Kesadaran nelayan lokal tersebut, sambung Malik, juga tidak terlepas pihaknya yang kerap melakukan sosialisasi tentang dampak kegiatan menangkap ikan yang tidak ramah lingkungan. Sehingga sampai saat ini nelayan lokal tidak ada yang melakukan ilegal fishing. Terangnya.
    Oleh sebab itu, kata Malik, untuk mengantisipasi terjadinya kasus ielgal fishing yang dilakukan oleh nelayan luar, dan menjadi keluhan nelayan lokal, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan jajaran TNI/Polri yang bertugas di ujung Bumi Batiwakkal, untuk melalkukan tindakan sesuai aturan yang berlaku. Hal itu dilakukan sebagai efek jera bagi oknum nelayan – nelayan dari luar, agar tidak berani mengulang apa yang dianggap melanggar hukum.
    “Alkhamdulillah, beberapa bulan terakhir kami melakukan patroli tidak menemukan oknum nelayan yang melakukan ilegal fishing, dan laporan dari nelayan lokal juga nihil. Jika di lapangan kami temukan kasus ilegal fishing, maka proses hukum kami searhkan kepada institusi terkait,” tegasnya.
    Oleh sebab itu Malik berharap semua nelayan yang mengais rejeki di perairan laut Biduk Biduk diharapkan dengan cara – cara yang halal, tidak melanggar hukum, apa lagi sampai merusak terumbu karang yang berada dibawah laut. Karena sanksi hukum sangat tegas, yang sudah diatur dalam peraturan yang berlaku. Pungkasnya.

    Tim Liputan BTV.

    Bagikan Tulisan Ini :

    Comments

    comments



    Galeri Video

    Arsip Video »
    Jajak Pendapat
    • Bagaimana desain tampilan baru website ini?

      View Results

      Loading ... Loading ...
    Statistik Pengunjung
    Pengunjung Hari ini75
    Pengunjung Kemarin201
    Pengunjung Minggu ini2198
    Pengunjung Bulan ini2610
    Pengunjung Total119663

    Profil

    Informasi

    Layanan

    Infrastruktur

    Lain Lain